Segala bentuk transaksi hanya melalui Virtual Account atau Nomor Rekening Resmi PT. Sejahtera Bersama Motor. Cara bertransaksi aman dengan Honda Klik di sini
CARA MERAWAT KAKI-KAKI MOBIL

CARA MERAWAT KAKI-KAKI MOBIL

Cara merawat kaki-kaki mobil sebenarnya harus diketahui oleh semua pemilik mobil. Sebab, jika tidak dirawat akan berpengaruh kepada kenyamanan dan finansial tentunya. Kalo kata anak sekarang sih, jadi boncos atau banyak mengalami kerugian. Kerugiannya tentu ada di pembelian untuk penggantian kaki-kaki mobil. Lumayan, lho, bujet yang dikeluarkan untuk melakukan penggantian kaki-kaki mobil. Rata–rata kisarannya bisa mencapai lebih dari Rp3 juta untuk perbaikan kaki depan atau belakang saja.  Maka dari itu, penting sekali mengetahui cara merawat kaki-kaki mobil supaya awet. Kira-kira apa saja cara yang bisa dilakukan oleh para pemilik mobil, ya?

Cara Merawat Kaki-kaki Mobil

  • Tidak Menghantam Jalan Rusak

Cara pertama untuk merawat kaki-kaki mobil yang paling mudah yakni selalu melakukan pengereman ketika melewati jalan rusak atau polisi tidur. Ini merupakan cara yang paling mudah untuk merawat kaki-kaki mobil supaya lebih awet. Mobil yang sering menghantam jalan rusak tentunya akan lebih cepat rusak. Terlebih para pemilik mobil ini selalu menghantam dengan kecepatan tinggi ketika melibas jalan tersebut. Sebaiknya Anda lebih banyak melakukan pengereman dan berhati-hati ketika melihat ada jalan rusak dan polisi tidur.  Nah, sekarang coba tanya pada diri sendiri, lebih banyak langsung menghantam polisi tidur atau mengerem dulu?

  • Berjalan Pelan di Jalan Rusak

Untuk mengantisipasi hal di atas, Hondalovers setidaknya bisa berkendara dengan kecepatan yang sangat rendah ketika menemui jalan rusak atau polisi tidur. Cara ini cukup ampuh untuk merawat kaki-kaki mobil supaya jauh lebih awet. Walaupun Anda sedang berkendara sendiri, tak ada salahnya untuk berjalan perlahan melewati jalan rusak. Semakin sering menghantam jalan rusak, semakin cepat juga kaki-kaki mobil menjadi rusak. Coba diingat-ingat lagi tentang biaya perbaikannya. Nggak murah, lho!

  • Membawa Beban Berlebih

Cara lain untuk merawat kaki-kaki mobil agar tetap awet yakni tidak membawa beban yang berlebihan. Usahakan Anda membawa beban yang direkomendasikan oleh pabrikan. Jangan sampai Anda membawa barang yang jauh lebih berat dibandingkan beban rekomendasi pabrikan. Sebab, jika dipaksakan maka akan berpengaruh terhadap keawetan kaki-kaki mobil. Biasanya mobil yang sering membawa beban berat akan lebih cepat rusak kaki-kakinya.

  • Rutin Melakukan Spooring

Hondalovers pernah mendengar kata spooring? Nah, ini bisa jadi salah satu cara menjaga keawetan kaki-kaki mobil. Fungsi utama spooring sendiri tentunya untuk meluruskan posisi masing-masing roda mobil sesuai dengan posisi standar atau pengaturan pabrik.  Umumnya berdasarkan pemakaian, posisi roda akan mengalami sedikit pergeseran, terutama ketika melindas lubang atau jalanan rusak. Rekomendasi waktu melakukan spooring biasanya 6 bulan sekali. Atau bisa juga menggunakan jarak tempuh setiap 10.000 km sekali. Semakin sering Anda melewati jalanan rusak, maka semakin cepat juga direkomendasikan untuk melakukan spooring. Hal ini tentunya akan memaksimalkan kaki-kaki mobil agar lebih awet.

  • Rutin Memeriksa Kaki-kaki

Pada saat melakukan spooring, Anda juga bisa sekaligus mengetahui kondisi kaki-kaki mobil. Biasanya mobil akan dinaikkan ke lift dan dilihat kondisi kaki-kaki dari bawah. Teknisi spooring yang baik akan memberikan informasi mengenai kaki-kaki mobil Anda apakah ada komponen yang harus diganti dulu sebelum spooring atau tidak. Namun, jarang sekali ada mekanik yang tidak mau melakukan spooring sebelum komponen kaki-kaki diganti. Jika komponen kaki-kaki ada yang sudah rusak dan tetap dipaksa spooring, maka hasilnya tidak akan maksimal. Atau bisa juga Anda meminta tolong kepada teknisi untuk menginfokan kondisi kaki-kaki. Jika ada komponen yang rusak, minta kepada teknisi tersebut untuk mencatat bagian yang harus diganti. Setelah mengetahui komponen apa saja yang harus diganti, Anda bisa memperbaiki kaki-kaki terlebih dahulu sebelum melakukan spooring.  Cara ini akan jauh lebih efektif dan efisien dibanding memaksakan harus spooring dengan kondisi kaki-kaki yang rusak.

HINDARI KECELAKAAN DI MUSIM HUJAN, PERHATIKAN TIPS INI!

HINDARI KECELAKAAN DI MUSIM HUJAN, PERHATIKAN TIPS INI!

Musim hujan dapat menjadi tantangan tersendiri bagi para pengemudi, terutama karena jalan yang licin dan visibilitas yang terbatas. Namun, dengan beberapa langkah berikut, Anda dapat tetap aman saat berkendara di musim hujan.

  1. Cek Kondisi Mobil Sebelum Berkendara

Sebelum berangkat, pastikan lampu kendaraan Anda dalam keadaan yang baik serta pastikan kondisi wiper kaca depan dan belakang dapat menyapu air dengan sempurna. Selain itu, periksa ban Anda untuk memastikan kondisinya tidak kempes dan tidak gundul, sehingga masih dapat mencengkram permukaan jalan dengan baik walaupun dalam kondisi licin. Simak ciri-ciri ban yang sudah harus diganti DISINI.

  1. Atur Laju Kendaraan

Menjaga laju kendaraan sangat penting saat berkendara di musim hujan. Kecepatan yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kehilangan kendali atas kendaraan Anda, terutama di jalanan yang licin. Selain itu, hindari mengerem secara tiba-tiba atau berbelok dengan cepat, karena ini dapat menyebabkan kehilangan kendali atas kendaraan Anda.

  1. Jaga Jarak Dengan Kendaraan Lain

Pastikan Anda mempertahankan jarak yang cukup dengan kendaraan lain saat berkendara di musim hujan. Jarak yang lebih besar memberikan Anda lebih banyak waktu untuk bereaksi jika kendaraan di depan Anda melakukan pengereman mendadak atau ada kemacetan di depan Anda.

  1. Gunakan Lampu

Lampu merupakan alat yang sangat penting saat berkendara di musim hujan. Gunakan lampu utama untuk memudahkan kendaraan Anda dilihat oleh pengendara lain. Selain itu, gunakan lampu rem atau lampu sein untuk memberikan sinyal kepada kendaraan lain jika Anda akan berhenti atau mengubah jalur, atau nyalakan lampu hazard saar berada dalam kondisi darurat.

  1. Bawa Peralatan Darurat

Selalu bawa peralatan darurat seperti payung, ban cadangan, dan segitiga pengaman di kendaraan Anda saat berkendara di musim hujan. Ini akan membantu Anda mengatasi masalah yang mungkin terjadi saat berkendara di cuaca buruk, misalnya ban kempes atau mogok di tengah perjalanan.

CARA MENJAGA CAT MOBIL AGAR MENGKILAP DAN TAHUN LAMA

CARA MENJAGA CAT MOBIL AGAR MENGKILAP DAN TAHUN LAMA

Cara Menjaga Cat Mobil Agar Mengkilap Dan Tahan Lama. Bagi para pemilik mobil, penampilan merupakan hal yang penting. Karena dengan tampilan yang bagus, akan semakin menambah nilai estetika untuk mobil Anda. Salah satu yang mempengaruhi tampilan adalah cat mobil.

Cat mobil memerlukan perawatan agar tetap mengkilap dan tahan lama. Jika tidak dilakukan perawatan yang benar, cat akan menjadi kusam. Jika hal itu terjadi, maka penampilan dari mobil Anda akan menjadi kurang menarik. Oleh karena itu, diperlukan perawatan agar cat tetap mengkilap dan tahan lama. Berikut adalah tips menjaga cat mobil agar mengkilap.

  1. Parkir Mobil di Tempat Teduh

Tips pertama untuk menjaga mobil agar tetap mengkilap adalah dengan parkir mobil di tempat yang teduh. Tujuannya adalah agar mobil yang diparkir tidak terkena sinar matahari langsung secara berlebihan. Jika terkena sinar matahari secara langsung terus menerus, cat mobil dapat memudar. Selain sinar matahari, terdapat juga sinar ultraviolet yang bisa mengubah komposisi warna di cat mobil.

Oleh karena itu, saat sedang berhenti atau ingin mencari tempat parkir, maka carilah tempat parkir yang teduh untuk memarkir mobil lebih lama. Jika tidak ada tempat yang teduh, maka Anda bisa menggunakan sarung mobil atau penutup mobil agar tidak terkena sinar matahari langsung.

  1. Gunakan Sabun Khusus Ketika Mencuci Mobil

Biasanya beberapa pemilik mobil, mencuci mobilnya menggunakan sabun colek, deterjen, atau sabun cuci piring yang tidak jelas mereknya. Hal ini dapat memperngaruhi cat mobil, sehingga warnyanya kusam dan memudar. Dengan menggunakan sabun yang tidak jelas merek dan kualitasnya bisa menyebabkan warna mobil menjadi belang atau tidak merata.

Oleh karena itu, sangat disarankan menggunakan sabun khusus untuk mencuci mobil. Sabun khusus untuk cuci mobil mengandung bahan-bahan yang secara khusus dibuat untuk merawat cat mobil. Dan sangat disarankan untuk mencuci mobil minimal seminggu sekali jika musim panas, dan seminggu dua kali jika musim hujan.

  1. Gunakan Kain yang Halus Saat Bersihkan Mobil

Tips selanjutnya yaitu membersihkan bagian luar mobil dengan kain yang halus atau tidak kasar. Minimal menggunakan kain yang banyak beredar di pasaran seperti kanebo. Hindari pemakaian kain yang asal seperti potongan bekas baju atau bekas handuk karena sekali lagi, benda-benda tersebut tidak didesain untuk membersihkan bagian luar mobil Anda.

  1. Bersihkan Bagian Body dengan Teratur

Bagian terpenting lain adalah membersihkan bagian body secara teratur. Jika body mobil dalam keadaan kering maka wajib menyiramnya atau setidaknya membasahi bagian body tersebut terlebih dahulu sebelum dibersihkan. Mengelap body dalam keadaan kering dapat mengakibatkan body terlihat tidak bersih dan meninggalkan bekas goresan kecil. Hal ini terjadi akibat bentuk partikel debu dan kerikil yang runcing dan tidak rata dapat meninggalkan goresan yang meskipun tak kasat mata, namun apabila terjadi berkali-kali dapat mengikis lapisan cat mobil.

  1. Selalu Pasang Sarung Mobil Saat Malam Hari

Cara terakhir yang juga jarang diperhatikan oleh pemilik mobil adalah tempat yang digunakan untuk memarkir kendaraan waktu malam hari. Jauhkan memarkir kendaraan di tempat yang terbuka karena air embun dapat memudarkan cat dan mengurangi ketahanan body mobil. Jika hal ini dibiarkan secara terus menerus dapat mengakibatkan body mobil Anda mengalami retak-retak kecil. Pasang sarung mobil saat parkir untuk menjaga dari benda-benda yang dapat memudarkan cat mobil.

  1. Lekas Bilas Setelah Terkena Hujan

Di musim hujan seperti sekarang ini, berpontesi menurunkan kualitas cat dan tampilan mobil Anda. Untuk itu, disarankan untuk melakukan pembilasan setelah berkendara saat hujan. Kandungan asam pada hujan berisiko menurunkan kualitas cat dalam jangka waktu panjang. Selain itu, bekas air hujan yang didiamkan dalam waktu yang lama akan menimbulkan lapisan jamur pada permukaan cat.

  1. Koreksi Cat Mobil

Saat mobil melaju di jalan, banyak sekali benda yang menyerangnya dari segala sisi, mulai dari sinar UV dari matahari, air hujan, kerikil, ranting pohon, bahkan mungkin pengendara lain yang mengemudi dengan membahayakan di sisi kanan kirimu. Kemudian saat Anda perhatikan sudah ada baret-baret di beberapa bagian bodi mobil atau efek oksidasi dari zat kimia dari air hujan dan garam yang membuatnya terlihat tak sedap dipandang.

Di tahap inilah Anda akan membutuhkan kemampuan tenaga ahli untuk melakukan teknis compounding, polishing, serta glazing. Tujuan utamanya adalah membuat cat mobil tetap bagus dan melindungi bagian logam pada bodi mobil agar tidak karatan atau berkorosi. Melalui tiga teknik tadi, cat pada bodi mobilmu akan dilapisi dan kembali disempurnakan supaya terlihat tetap mengkilap dan menarik.

  1. Proteksi Cat Mobil

Setelah mobil dikoreksi catnya, maka tampilan pun akan kembali mengkilap, namun hal itu tidak cukup, karena lapisan catnya belum diberikan pelindung. Lantas perlindungan seperti apakah yang baik atau disarankan untuk mobil? Wax atau sealant adalah bahan yang paling umum digunakan untuk melindungi tidak hanya mobil, tapi juga ke ban dan kaca mobilmu, sehingga debu tidak mudah menempel.

Kini, para penyedia jasa proteksi cat mobil akan menawarkan jenis perlindungan baru, yaitu nano ceramic coating. Bedanya terletak di kualitas, jika wax atau sealant mampu memberikan perlindungan dalam jangka waktu bulanan, maka nano ceramic coating mampu meberikan perlindungan hinggu setahun lebih.

Fungsi nano ceramic coating lebih kuat dan mampu memberikan efek hidrofobik (seperti efek daun talas yang menolak air) dan lebih tebal proteksinya, sehingga mampu melindungi dari asam alami seperti zat kimia dan garam dari air hujan. Selain itu juga dapat melindungi dari sinar UV yang dapat menyebabkan oksidasi pada permukaan mobil.

Dapatkan Promo Perawatan Cat Mobil Mobil Kesayangan Anda dan Promo Servis Lainnya di Honda Lestari Probolinggo !!!

7 MOBIL HONDA DENGAN FITUR HILL START ASSIST

7 MOBIL HONDA DENGAN FITUR HILL START ASSIST

Saat memutuskan ingin membeli sebuah mobil, tentu ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan mulai dari besaran income, angsuran & tenor, diskon dll. Selain beberapa faktor tersebut, faktor lain yang juga menjadi pertimbangan saat ingin membeli mobil adalah kelengkapan fitur keamanan dan kenyamanan yang terdapat pada mobil.

Di hampir seluruh mobil modern atau keluaran terbaru telah dilengkapi dengan berbagai macam fitur keselamatan dan keamanan berkendara yang mutakhir. Tak sampai disitu saja, banyak dari fitur tersebut yang bekerja secara otonom dengan menggunakan sensor. Honda dalam beberapa tahun terkahir serius mengembangkan teknologi keselamatan berkendara yang mutakhir dengan nama Honda Sensing dan sudah diterapkan di hampir semua model keluaran terbaru.

Salah satu fitur keselamatan berkendara yang turut mendampingi Honda Sensing adalah Hill Start Assist (HSA). Fitur ini berguna ketika kendaraan berada pada posisi menanjak dan ingin jalan, Hill Start Assist (HSA) dapat menahan kendaraan dan tetap diam meskipun pedal rem dilepas. Mobil akan tetap berada di posisinya selama beberapa saat dan memberikan cukup waktu bagi pengemudi untuk memindahkan kaki ke pedal gas.

Mobil Honda Dengan Fitur Hill Start Assist (HSA)

Seperti telah disinggung sebelumnya, pada beberapa model terbaru telah disematkan teknologi keselamatan berkendara terbaru termasuk Hill Start Assist. Beberapa mobil yang telah dilengkapi dengan fitur Hill Start Assist (HSA) antara lain All New Honda HRV, All New Honda BRV, Honda City Hatchback RS, New Honda CRV, All New Honda City, All New Honda Civic RS dan Honda Odyssey.

Fitur HSA pada mobil cukup krusial mengingat kontur jalan di Indonesia yang beragam terutama di daerah dataran tinggi yang didominasi oleh tanjakan dan turunan tajam. Hill Start Assit (HSA) bekerja dengan mengandalkan G sensor untuk mendeteksi posisi mobil yang dipaduakn dengan Traction Control System (TCS). Saat HSA aktif, ECU akan pompa ABS untuk tetap menahan tekanan minyak rem pada masing-masing roda.

Kemudian untuk tetap mempertahankan posisi mobil agar tidak tergelincir, mobil akan mengaktifkan Traction Control System (TCS). TCS akan menjaga traksi permukaan ban terhadap jalan ketika permukaan jalan licin atau pedal gas diinjak terlalu dalam untuk mencegah selip. Cara kerjanya dengan mengurangi putaran mesin dan bisa mengerem roda yang selip untuk mempertahankan traksi.

Demikianlah penjelasan mengenai mobil Honda apa saja yang telah dilengkapi dengan fitur Hill Start Assist (HSA). Meskipun saat ini belum semua model memiliki fitur HSA, namun tidak menutup kemungkinan kedepannya semua model akan memiliki fitur tersebut.

BERIKUT TIPS JIKA INGIN BAN MOBIL AWET

BERIKUT TIPS JIKA INGIN BAN MOBIL AWET

Kondisi ban sering kali menjadi hal yang terabaikan oleh Honda Lovers. Padahal ban merupakan salah satu komponen mobil yang sangat penting. Tidak hanya ban yang digunakan, kondisi ban cadangan juga tidak kalah penting untuk diperhatikan, sehingga Honda Lovers selalu siap menghadapi kondisi darurat.

Lantas apa saja yang harus dilakukan supaya kondisi ban tetap terjaga? Simak beberapa tips berikut ini.

  1. Periksa kondisi ban secara rutin

Perhatikan kondisi fisik ban secara rutin. Mulailah waspada jika alur ban mulai tidak terlihat jelas, atau terdapat retakan – retakan pada permukaan ban. Pada saat mencuci mobil, jangan lupa untuk membersihkan ban juga, segera bersihkan ban dari benda – benda asing yang menempel seperti kerikil.

  1. Pastikan tekanan angin ban

Selalu cek tekanan angin ban secara berkala. Tekanan angin ban yang ideal biasanya dapat dilihat pada label di pintu mobil bagian pengemudi. Tekanan ban yang tidak sesuai dapat menyebabkan ban menjadi lebih cepat aus. Selain itu, ban yang kurang tekanan angin juga dapat menyebabkan BBM menjadi lebih boros karena laju mobil menjadi lebih berat.

  1. Lakukan rotasi ban

Ban depan mobil biasanya lebih cepat aus karena juga mengalami gesekan pada saat setir dibelokan ke kiri atau kanan. Supaya keausan 4 ban lebih merata, maka sebaiknya lakukan rotasi setiap 20.000 Km.

  1. Spooring dan Balancing

Setir yang tidak lurus juga akan mempengaruhi kecepatan aus ban. Tidak hanya itu, ban yang jarang di-balancing juga akan menimbulkan getaran pada setir yang menyebabkan rasa tidak nyaman pada saat mobil dikendarai. Disarankan Honda Lovers melakukan Spooring dan Balancing secara berkala setiap 20.000 Km atau jika kondisi setir sudah mulai tidak nyaman. Sebaiknya lakukan Spooring dan Balancing di Bengkel Resmi karena kami memiliki spesifikasi yang sudah sesuai dengan standar mobil Honda.

Yuk, mulai saat ini jangan lupa perhatikan kondisi ban mobil Honda Lovers ya! Jika ingin tahu lebih jauh mengenai risiko ban yang kurang terawat, Honda Lovers juga dapat menyimak pada Tips & Trick sebelumnya dengan klik pada link berikut: “Resiko ban botak” . Pantau terus website Honda Lestari Probolinggo untuk Tips & Trick merawat mobil Honda!

This will close in 0 seconds

This will close in 11 seconds